Kondensor

Pengertian, Jenis, dan Cara Kerja Kondensor – Kondenser merupakan suatu jenis mesin penukar kalor  (heat exchanger) yang digunakan untuk pengkondensisasian fluida kerja. Mesin ini memiliki fungsi utama dalam sistem tenaga uap, yaitu untuk mengembalikan uap dari turbin ke fase cairnya sehingga dapat dipompa dan digunakan kembali.

kondensor

Tak hanya itu, alat ini juga berfungsi sebagai alat terciptanya vacuum (back pressure yang rendah) pada exhaust turbin. Dengan vacuum tersebut, turbin akan bekerja dan memiliki siklus yang lebih efisien. Bisa juga dilihat disini.

Alat ini juga berfungsi untuk mengurangi kadar uap ke air, atau yang biasa disebut dengan gas. Di antaranya yaitu amonia dan freon yang berfungsi untuk menyingkat uap gas buang dari alat pendingin dan turbin yang bertujuan menyingkat uap refrigaren dalam sistem pembangkit listrik.

Kondensator digunakan oleh industri minyak dan kimia sebagai hidrokarbon maupun uap kimia lain. Di dalam destilasi, alat ini bertugas untuk mengubah uap menjadi cair.

kondensor

Condensing Medium adalah bahan atau media pendingin yang digunakan untuk mendinginkan kondenser.

Jenis-Jenis Kondensor

Jika dilihat dari media pendinginnya, jenis kondensor dibagi atas 3 macam, yaitu:

  1. Kondenser dengan pendingin air (water cooled condenser)

Kondenser jenis ini terbagi lagi atas dua macam, yaitu kondenser yang air pendinginnya langsung dibuang dan kondenser yang air pendinginnya disirkulasi kembali.

Tak berbeda dengan namanya, kondenser dengan air pendingin yang langsung dibuang yaitu suplai air yang didapat akan dilewatkan pada kondenser dan dan kemudian akan langsung dibuang atau pun ditampung pada satu tempat dan tentunya tidak akan digunakan lagi.

Sementara, kondensor dengan air pendingin yang disirkulasi kembali akaj melewatkan air yang keluar dari kondensor melalui cooling tower (menara pendingin) yang bertujuan menurunkan temperatur. Air dari kondenser tersebut akan dialirkan kembali ke dalamnya. Begitu seterusnya siklus yang terjadi pada kondenser ini secara berulang-ulang.

  1. Kondenser berpendingin udara

Terdapat dua metode yang digunakan dalam mengalirkan udara pada jenis kondenser ini, yaitu metode konveksi paksa dengan bantuan kipas dan konveksi alamiah.

Kondenser yang pendingin udaranya menggunakan bantuan kipas dikenal juga dengan sebutan kondenser yang memiliki pendingin udara konveksi paksa. Produk-produk yang menggunakan kondenser ini antara lain stand floor AC, AC Split, dan lainnya.

Sedangkan kondenser dengan pendingin udara konveksi alamiah hanya mengandalkan kecepatan angin yang ada pada saat itu sehingga laju aliran udara saat melewati kondender sangat rendah. Jenis kondenser ini umunya hanya digunakan untuk unit-unit kecil seperti freezer, kulkas, serta alat-alat rumah tangga lainnya.

Kondensor tipe ini juga terbagi lagi atas dua jenis, yaitu:

  • kondenser remote control

Kondenser remote control ialah kondenser yang kipasnya dapat dioperasikan dari jarak jauh.

  • kondenser unit

Kondenser unit ialah kondenser yang kipasnya dirakit bersama unit kompresor.

  1. Kondenser Evaporatif (Evaporative Condenser)

Evaporative Condenser adalah gabungan antara kondenser yang dirakit menjadi satu unit dengan menara pendinginnya. Untuk media pendinginnya, Evaporative Condenser menggunakan penggabungan air dengan udara. Kondenser jenis ini umumnya dipakai untuk tata udara komersial, contohnya AC central.

Prinsip atau Cara Kerja Kondenser

Prinsip atau cara kerja kondenser ini bergantung pada jenis kondensornya sendiri. Secara umum, kondensor terbagi atas dua jenis yang memiliki cara kerja berbeda, yaitu:

  1. Surface Kondensor

Prinsip atau cara kerja dari jenis kondenser ini adalah proses pengubahan yang dilakukan dengan cara mengalirkan uap ke dalam ruangan yang berisi dengan susunan pipa. Pada permukaan luar pipa nantinya akan dipenuhi dengan uap tersebut.

Sedangkan air pendingin akan mengalir di dalam tube side (pipa). Setelah itu akan terjadi kontak antara uap bertemperatur panas dengan air pendingin yang digunakan sebagai media untuk menyerap kalor dari uap panas tersebut. Kondisi tersebut kemudian akan membuat temperatur pada uap menurun dan terkondensi.

Terdapat dua jenis Surface Condencer berdasarkan cara masuknya uap dan air pendingin, yaitu:

  • Type Horizontal Condencer

Kondensor tipe ini mengalirkan air melalui bagian bawah yang kemudian air tersebut akan masuk ke dalam tube (pipa). Setelah itu, air akan keluar melalui bagian atas. Sementara, uap pada kondenser ini masuk melalui bagian tengah dan keluar dari bagian bawah sebagai kondensat.

  • Type Vertical Condencer

Kondenser jenis ini memasukkan air pendingin melalu bagian bawah yang akan mengaliri pipa. Kemudian air pendingin akan keluar melakui bagian atas kondenser. Sementara, dari bagian atas kondenser steam akan masuk dan di bagian bawah adalah sebagai tempat keluarnya air kondensat.

  1. Direct Contact Condenser

Cara atau prinsip kerja direct contact condencer adalah proses kondensasi yang dilakukan dengan metode pencampuran uap dan air pendingin secara langsung. Kondenser jenis ini dikenal juga dengan sebutan spray condencer. Cara pencampuran dua komponen tadi adalah dengan menyemprotkan air pendingin ke arah uap. Dengan begitu, pada butiran-butiran air pendingin akan menempel steam yang nantikan akan terjadi kontak temperatur.

Setelah proses tersebut, akan terjadi kondensasi antara uap yang dicampur dengan air pendingin yang mendekati basah atau disebut dengan fase saturated.

Penting untuk Anda ketahui, bahwa pada masing-masing industri terkadang mempunyai cara kerja yang berbeda-beda dalam melakukan pertukaran panas. Sebut saja industri migas. Pada industri ini, minyak dingin (mentah) mengalir di luar pipa, sedangkan fraksi panasnya mengalir melalui pipa.

Kondisi tersebut disebabkan oleh fraksi panas yang mengalir pada pipa yang dihasilkan dari olahan pada menara destilasi hingga menghasilkan temperatur panas. Dari fraksi panas itulah minyak mentah dipanaskan untuk kemudian dimasukkan ke dalam kolom destilasi.

Cara Membersihkan Kondensor AC Mobil

Kondensor merupakan komponen penting dalam pendingin ruangan. Sebab, terjadinya proses freon yang menghasilkan udara dingin pada ruangan terjadi di dalam kondensor. Lalu, bagaimana jika kondenser kotor hingga tak berfungsi dengan baik? Berikut cara membersihkannya.

  1. Siapkan sikat gigi bekas yang tak terpakai lagi dan tusuk gigi kayu.
  2. Buka gril mobil sehingga tampak kondenser AC oada mobil Anda. Sikat kondenser dengan lembut dan hati-hati menggunakan sikat gigi. Lakukan penyikatan lurus searah garis atau alur kawat dari pelepas panas kondenser.
  3. Amati kondenser hingga terlihat batu kecil.
  4. Cungkil batu dengan tusuk gigi hingga keluar dari anyaman.
  5. Jika ada, bersihkan juga sisa-sisa badan hewan yang ada di dalamnya.
  6. Amati bilah dari kondenser yang tertutup.
  7. Atur kembali kondensor seperti semula dengan menggunakan bantuan dari tusuk gigi.
  8. Luruskan bilah sehingga angin dapar mengalir dengan bebas.
  9. Semprotlah kondensor dengan air agar debu-debu yang menempel hilang. Kemudian pasang kembali gril mobil Anda.

Untuk lebih lengkap bisa dilihat pada cara memperbaiki kondensor. Demikianlah pengertian, fungsi, jenis, hingga cara kerja dan cara membersikan kondenser yang perlu Anda ketahui agar bisa merawat kondenser dengan baik dan tentunya pemakaian lebih awet dan tahan lama.

Leave a Reply